Tabungan Firdaus iB

Selengkapnya »

Kini Nasabah Bank Aceh Syariah dapat melakukan transfer & tarik tunai di puluhan ribu mesin ATM termasuk BCA

Selengkapnya »

Inklusi Keuangan untuk semua

Selengkapnya »

Produk RAHN PT Bank Aceh Syariah

Solusi Tepat Dana Cepat Sesuai Syariah Selengkapnya »

HUT PT Bank Aceh Syariah ke-46

Berubah Bersama Selengkapnya »

 

BANK ACEH RAIH THE MOST STABLE SYARIAH BANK AWARD 2018

Ini menjadi momentum untuk percepatan transformasi bisnis bank aceh mendukung pertumbuhan sektor usaha produktif dalam 5 tahun kedepan.
Haizir Sulaiman/Dirut bank Aceh ——–’——-

PT.Bank Aceh Syariah berhasil meraih penghargaan Anugerah Syariah Republika 2018 dan mendapatkan predikat “THE MOST STABLE  SYARIA BANK″ atas kinerja keuangan sepanjang tahun 2017 untuk kelompok Bank yang memiliki aset 10 s/d 30 triliun (BUKU – II).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin kepada Direktur Utama Bank Aceh yg diterima oleh Corporate Secretary Bank Aceh Syariah Amal Hasan di Mutiara Ballroom JW Marriott Hotel Jakarta, Kamis(8/11). turut hadir pada acara penyerahan Anugerah Syariah Republika 2018 antara lain Ketua Dewan Syariah Nasional KH Makruf Amin yg juga menjadi keynote spech tentang peran ekonomi syariah dalam memperkuat ekonomi nasional. Sementara dari jajaran pemerintah juga hadir beberapa menteri dan pejabat negara antara lain Menteri Agama RI Menteri Dalam Negeri Menteri PAN-RB Menteri Pariwisata Menteri PPDT Menteri BPN Agraria Menteri BAPPENAS dan berbagai tokoh ekonomi syariah nasional serta para perwakilan industri keuangan Syariah.

Direktur Utama Bank Aceh, Haizir Sulaiman melalui Corporate Secretary Amal Hasan mengatakan penilaian dan penentuan pemenang untuk penghargaan ini dilakukan berbasiskan data kuantitatif berupa catatan kinerja industri selama 2017 dengan menggunakan acuan laporan kinerja keuangan tahun 2017 serta survey data kualitatif dengan berbasis kinerja layanan dan kemampuan pengembangan bank serta pengaruh/ dampak yang diberikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi syariah secara nasional.

Alhamdulillah Bank Aceh Syariah terpilih sebagai salah satu bank yang memiliki kinerja keuangan yang sangat baik dan stabil sepanjang tahun 2017 dan mendapat penghargaan Anugerah Syariah Republika 2018.
Haizir Sulaiman mengatakan dengan dukungan semua pihak kita yakin penghargaan ini akan menjadi momentum untuk percepatan transformasi bisnis bank aceh mendukung pertumbuhan sektor usaha produktif dalam 5 tahun kedepan.
Amal Hasan menambahkan penghargaan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi nasional kepada Bank Aceh Syariah yang merupakan Bank daerah milih Pemerintah Aceh. Terlebih lagi ekonomi syariah kini menjadi bagian penting yang tak bisa dilepaskan dalam menopang pertumbuhan dan pemerataan ekonomi secara menyeluruh. Sistem ekonomi syariah kini menjadi salah satu pilar utama kekuatan  ekonomi nasional.
Ini menjadi motivasi dan sinyal positif sebagai pemicu bagi bank aceh untuk senantiasa terus berperan membangun ekonomi syariah yang berbasis kerakyatan  demi terwujudnya kejayaan dan kesejahteraan bagi rakyat Aceh khususnya dan Indonesia umumnya.

Dikatakan Amal Hasan pencapaian ini menumbuhkan semangat juang yang lebih kuat bagi segenap jajaran bank aceh untuk terus memperkuat peran dan kiprah ekonomi syariah di Tanah Air. Kita sangat mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat untuk terus bersama dan mendukung Bank Aceh mengembangkan perekonomian syariah. Sehingga Bank Aceh Syariah terus tumbuh berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi daerah serta dapat menjadikan Bank Aceh Syariah sebagai solusi perbankan syariah bagi seluruh masyarakat.

Sampai dengan triwulan ketiga 2018 kinerja keuangan bank aceh terus menunjukkan trend pertumbuhan yang pisitif.  Secara umum kinerja keuangan pada Oktober 2018 sangat menggembirakan sebagaimana yang diharapkan bersama. Untuk periode Oktober 2018 total aset Bank Aceh mencapai Rp. 23,8 Triliun, Dana Simpanan Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp. 20,8 Triliun dan pada saat bersamaan, pertumbuhan pembiayaan yang disalurkan mencapai sebesar Rp. 12,7 Triliun.