Tabungan Firdaus iB

Selengkapnya »

Kini Nasabah Bank Aceh Syariah dapat melakukan transfer & tarik tunai di puluhan ribu mesin ATM termasuk BCA

Selengkapnya »

Inklusi Keuangan untuk semua

Selengkapnya »

Produk RAHN PT Bank Aceh Syariah

Solusi Tepat Dana Cepat Sesuai Syariah Selengkapnya »

Promo Akhir Tahun

Panen Hadiah Bank Aceh Selengkapnya »

 

Category Archives: Berita Ekonomi & Perbankan

PENGUMUMAN PEMBIAYAAN YANG BERDAMPAK COVID-19

Perubahan Sementara Jam Layanan PT. Bank Aceh Syariah

Dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) maka mulai tanggal 24 Maret 2020 sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan, jam layanan operasional kas nasabah di kantor Cabang, Cabang Pembantu, dan Kantor Kas Bank Aceh Syariah menjadi:
09.00 – 15.00 WIB

Nasabah tetap dapat melakukan transaksi melalui seluruh jaringan ATM Bank Aceh Syariah di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, Medan.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi 1500845 atau (0651) 22966.

Covid-19 Donation For Aceh

PT. Bank Aceh Syariah KC S. Parman Medan Menyalurkan Pembiayaan Musyarakah Modal Kerja

PT. Bank Aceh Syariah KC S. Parman Medan menyalurkan pembiayaan musyarakah modal kerja, kali ini kepada PT. Sumatera Arabica Gayo.

PT. Sumatera Arabica Gayo yang memiliki gudang kopi di Bener Meriah dan Deliserdang telah menjalankan usahanya sejak tahun 2009 dengan Direktur Utama Bapak M. Agustiar, cukup berpengalaman dalam bidang usaha ekspor biji kopi ke luar negeri dengan buyer dari beberapa negara seperti Amerika, Korea dan Eropa, dan memiliki koneksi buyer yang terjalin sangat baik dan cukup lama.

Pembiayaan yang diberikan Bank Aceh Syariah KC S. Parman Medan ini diharapkan dapat lebih mengembangkan usaha PT. Sumatera Arabica Gayo dalam ekpor biji kopi sehingga juga meningkatkan ekonomi masyarakat petani kopi di Aceh Tengah, Bener Meriah dan Sumatera Utara sebagai daerah penghasil biji kopi ekspor.
Semoga menjadi berkah.

Pemkab Aceh Besar Terima 10 Hand Traktor dari CSR Bank Aceh Syariah

Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali didampingi Pemimpin Bank Aceh Syariah KC Jantho, Hermanto menyerahkan 10 Hand Traktor bantuan CSR PT. Bank Aceh Syari’ah Kota Jantho kepada sepuluh kelompok tani Aceh Besar di Gudang Alsintan (Alat Mesin Pertanian) komplek kantor Balai Penyuluh Pertanian Kuta Malaka, Kuta Malaka, Kamis (2/1/2020). Pada kesempatan tersebut, Bupati Aceh Besar berharap agar bantuan Hand Traktor tersebut dapat bermanfaat dan digunakan sebaik-baiknya untuk bisa mendongkrak prodiktifitas pertanian. “Semoga bantuan ini memberikan kemudahan bagi kelompok tani dan meningkatkan produktifitas hasil tani,” harapnya.


Hermanto juga mengatakan bahwa Bank Aceh Syariah mendukung kegiatan perekonomian khususnya dalam rangka meningkatkan perekonomian bagi pelaku usaha dalam hal ini sektor  pertanian yang dari hasil pertanian tersebut digunakan untuk memenuhi  kebutuhan pangan masyarakat.

Ketua Kelompok Tani Kuta Cot Puteng Jaya, Gampong Lam Apeng, Kecamatan Seulimum, Jakfar mengungkapkan, bahwa pihaknya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Aceh Besar dan Bank Aceh Syariah atas bantuan tersebut kepada kelompoknya. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini, semoga dapat kami manfaatkan dengan baik,” tuturnya.

Bank Aceh Syariah Lirik Batik Seulanga

BANDA ACEH - PT Bank Aceh Syariah Kantor Pusat Operasional (KPO) mendorong eksistensi Sentra Batik Seulanga di Mireuk Taman, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, untuk bangkit, maju dan berkembang. Batik Aceh dengan penabalan merek ‘Batik Seulanga’ itu dinilai potensial dan diharapkan menjadi sektor andalan baru yang mampu dikelola secara optimal, seiring perkembangan ekonomi kreatif.

Hal itu diungkapkan Pemimpin PT Bank Aceh Syariah KPO, Fadhil Ilyas. Menurutnya, budaya Aceh yang beragam menyimpan potensi bagi perkembangan industri teksil. Konfigurasi motif yang kaya dan unik diharapkan mampu menjadikan Batik Seulanga memiliki khas tersendiri. “Alasan itu lah yang mendorong Bank Aceh Syariah KPO memberi dukungan dengan menggelar pelatihan keterampilan membatik dan ikat celup, mulai 18 sampai 20 Desember 2019, di Sentra Batik Seulanga, Mireuk  Taman,” ujar Fadhil,

Menurutnya, pelatihan keterampilan membatik, dimaksudkan untuk memberikan akses kepada masyarakat untuk memahami alur proses produksi batik Aceh yang sarat akan nilai seni, filosifi, dan religi. “Kegiatan ini merupakan rangkaian dari sejumlah pelatihan yang telah dilakukan Bank Aceh Syariah dalam rangka mendukung tumbuh kembang UMKM,” ujarnya.

Pembina Sentra Batik Seulanga, Ulyani  SE mengatakan, kegiatan pelatihan diikuti 20 wanita yang berasal dari Kota Banda Aceh dan Aceh  Besar. Peserta diajarkan membatik dengan teknik celup, tulis, dan cap oleh ahli batik yang professional, di samping peserta diperkenalkan dengan sejumlah alat dan bahan yang lazim digunakan dalam proses produksi batik. “Kami baru mendirikan sentra batik ini bulan Juli lalu. Alhamdulillah saat ini respon yang kami terima sangat positif,” ujar Keuchik Mireuk Taman.

Wakil Tim Penggerak PKK Aceh, Dr Ir Dyah Erti Idawati MT, yang hadir memberikan dukungannya mengatakan penyelenggaraan itu memiliki korelasi dalam mendukung program pemerintah dalam penggunaan produk lokal.

Ia mengharapkan, nantinya batik Aceh dapat digunakan di seluruh instansi pemerintah dalam rangka meningkatkan citra produk. “Sudah saatnya kita menggunakan batik Aceh agar dapat dikenal lebih luas dan mendukung UMKM di Aceh,

Promo Akhir Tahun “Panen Hadiah Tabungan Mudharabah”

Pemerintah Tunjuk Bank Aceh Syariah dan 36 Bank Sebagai Pelaksana Penyalur Dana FLPP

Sebanyak 37 bank resmi ditetapkan sebagai penyalur program rumah murah dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada tahun 2020. Jumlah tersebut terdiri dari 10 Bank Nasional dan 27 Bank Pembangunan Daerah. Rumah yang masuk skema FLPP diatur harganya oleh PUPR yang lebih terjangkau.

Penunjukan Bank Aceh Syariah dan 36 bank lain tersebut secara resmi ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) antara Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Bank Pelaksana pada Kamis, 19 Desember 2019 di Auditorium Kementerian PUPR.

Direktur Utama PPDPP Arif Sabaruddin menjelaskan bahwa penunjukan bank pelaksana sebagai bank penyalur dana FLPP berdasarkan hasil evaluasi kinerja realisasi penyaluran Dana FLPP sejak triwulan I-2019 hingga triwulan IV-2019. “Unsur penilaiannya kinerja dalam proses verifikasi, hasil pemantauan lapangan terkait ketepatan sasaran, termasuk dukungan pelaksanaan Host to Host, serta indikator kinerja keuangan,” ungkapnya di kantor Kementerian BUMN.

Dirut Bank Aceh Syariah Haizir Sulaiman didampingi Pemimpin Divisi Pembiayaan Budi Kafrawi hadir langsung menandatangani perjanjian kerjasama tersebut.

PT. Bank Aceh Syariah Cabang Kutacane Menggelar Pelatihan UMKM Bimbingan Teknis Peternak Itik Petelur

Bupati Aceh Tenggara, Raidin Pinim, secara resmi membuka acara Pelatihan UMKM Bimbingan Teknis Peternak Itik Petelur yang bertema “Bersama Mewujudkan Kemandirian Ekonomi” di Aula Bappeda Kab. Aceh Tenggara, Senin (16/12/2019). Acara ini terlaksana atas kerja sama PT. Bank Aceh Syariah Cabang Kutacane dengan Dinas Pertanian Kab. Aceh Tenggara yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari dimulai dari tanggal 16 s/d 17 Desember 2019. Tentunya kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PT. Bank Aceh Syariah Cabang Kutacane beserta jajarannya sebagai penyelenggara atas terlaksananya kegiatan ini, diingatkan kepada peserta pelatihan untuk mengikuti pelatihan ini dengan serius sehingga menambah wawasan, ilmu dan dapat berinovasi terhadap budidaya itik petelur, apa yang disampaikan oleh nara sumber agar dapat dipraktekkan atau ditularkan kepada rekan-rekan peternak itik petelur lainnya, pungkas Bang Rai sapaan akrab Bupati Aceh Tenggara.

Pembukaan Bimbingan Teknis Peternak Itik Petelur dihadiri oleh Sekda, beberapa Kepala Dinas dalam lingkup SKPD, seluruh Camat di Kab. Aceh Tenggara. Dalam sambutan Pemimpin Cabang PT. Bank Aceh Syariah Cabang Kutacane, Taufik Saleh menyebutkan bahwa kegiatan pelatihan ini diikuti oleh perwakilan 169 kelompok peternak itik petelur yang ada di Kab. Aceh Tenggara. Kedepannya kita berharap dengan adanya pelatihan ini dapat memberikan stimulus positif dan membentuk jiwa enterpreneur kepada pelaku usaha itik petelur dalam mendorong dan meningkatkan ekonomi akar rumput di Kab. Aceh Tenggara khususnya, hal ini sejalan dengan misi Bank Aceh Syariah yaitu menjadi penggerak perekonomian Aceh dan mendukung agenda pembangunan daerah.

Nara sumber yang mengisi materi pelatihan adalah dari PT. Medion Bandung perwakilan Cabang Medan dan Pemda serta Dinas Pertanian Kab. Aceh Tenggara. PT. Medion memberikan pembekalan mengenai manajemen itik dan manajemen rasum itik. Terkait hal kesehatan masayarakat veteriner, manajemen kelompok, manajemen kandang, kesehatan hewan, dan rencana tindak lanjut disampaikan oleh pihak Pemda dan Dinas Pertanian. Sementara pengenalan produk pembiayaan dari Bank Aceh Syariah disampaikan oleh Arif Wahyudin selaku Kasie Pembiayaan PT. Bank Aceh Syariah Cabang Kutacane.

PT. Bank Aceh Syariah menyalurkan pembiayaan Ijarah Multijasa dan Pembiayaan Kepemilikan Mobil (PKM).

Kutacane – PT. Bank Aceh Syariah mulai menyalurkan produk pembiayaan baru meliputi Ijarah Multijasa dan Pembiayaan Kepemilikan Mobil (PKM). Saat ini PT. Bank Aceh Syariah Cabang Kutacane telah menyalurkan produk Ijarah Multijasa berupa Jasa Umrah sejumlah 5 (lima) orang nasabah yang bekerjasama dengan PT. Sahara Rizki Holidays selaku travel umrah. Kelima nasabah tersebut diberangkatkan umrah pada tanggal 08 s/d 17 Desember 2019. Penyaluran pembiayaan umrah ini memakai Akad Ijarah dalam jangka waktu tertentu. Bahagiawati selaku perwakilan Direktur PT. Sahara Rizki Holidays di Kutacane mengatakan bahwa produk pembiayaan Bank Aceh Syariah ini sangat membantu masyarakat luas dalam menunaikan ibadah umrah. Saya pribadi juga bangga mendapat kepercayaan dan bermitra dengan PT. Bank Aceh Syariah, tambahnya.

Selain membiayai perjalanan umrah nasabah, PT. Bank Aceh Syariah Cabang Kutacane juga telah menyalurkan Pembiayaan Kepemilikan Mobil (PKM) dengan akad Murabahah yaitu pembelian 1 (satu) unit mobil Toyota Innova AT 2,4 yang dipergunakan untuk keperluan pribadi nasabah. Nasabah pertama yang menikmati fasilitas ini adalah Muhammad Juanda yang merupakan pelaku usaha kelontong yang sudah berjalan selama 10 (sepuluh) tahun di Kutacane.

Penyerahan mobil tersebut dilakukan langsung kepada nasabah oleh Hendrya S selaku Account Officer PT. Bank Aceh Syariah Cabang Kutacane di salah satu Main Dealer Toyota, Sabtu (07/12/2019). Penyaluran produk Pembiayaan Kepemilikan Mobil (PKM) dalam rangka mendorong dan membantu kebutuhan mayarakat, memenuhi kebutuhan transportasi baik untuk keperluan pribadi maupun keperluan usaha.