Go Live Bank Aceh Syariah

Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor. KEP-44/D.03/2016 tanggal 1 September 2016 Perihal Pemberian Izin Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional Menjadi Bank Umum Syariah PT Bank Aceh. Selengkapnya »

Penghargaan yang diterima

InfoBank Award Tahun 2002-2007, Bisnis Indonesia Award, BUMD Award, CEO BUMD Award on Crisis Management, dll Selengkapnya »

Tabungan Firdaus iB

Selengkapnya »

Kini Nasabah Bank Aceh Syariah dapat melakukan transfer & tarik tunai di puluhan ribu mesin ATM termasuk BCA

Selengkapnya »

Qardh Beragun Emas iB

Selengkapnya »

 

Category Archives: Berita Seputar Bank Aceh

Pengumuman Pelelangan Ulang 10 (Sepuluh) Unit Mobil Kas Keliling Tanpa ATM

LABA BANK ACEH SETENGAH TRILIUN  Raih Business Quality Award 2017

Bank Aceh kembali membuktikan diri sebagai salah satu BUMD terbaik sekaligus menjadi salah satu Badan Usaha Milik Aceh (BUMA) yang paling menguntungkan terhadap pembangunan daerah. Bank milik rakyat Aceh ini berhasil membukukan perolehan laba (sebelum audit) sebesar Rp.545,5 miliar atau setengah triliun rupiah lebih hingga tutup buku 31 Dsemeber 2016.

 Direktur Utama Bank Aceh Busra Abdullah melalui Corporate Secretary Amal Hasan menyampaikan bahwa pencapaian kinerja tahun 2016 ini memiliki catatan sejarah yang sangat penting bagi bank aceh mengingat salah satu peristiwa penting yaitu konversi menjadi bank umum syariah juga dilakukan pada tahun 2016. Pada awalnya ada semacam kekhawatiran akan terjadinya pelambatan performa kinerja keuangan bank pasca konversi.  Namun dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh stakeholder terutama pemerintah aceh, para nasabah dan seluruh lapisan masyarakat aceh kekhawatiran tersebut dapat kita atasi dan kita mampu membuktikan bahwa konversi Bank Aceh yang digagas oleh Pemerintah Aceh selaku pemegang saham adalah pilihan yang tepat. “Yang lebih menggembirakan dalam tiga bulan pasca konversi  Bank Aceh   Syariah mampu catat laba Rp.136 milyar” kata Busra Abdullah.

 Raih Business Quality Award 2017.

Mengawali tahun baru 2017 Bank Aceh Syariah juga berhasil menorehkan  prestasi yang membanggakan yaitu berhasil meraih penghargaan Business Quality Award 2017 untuk katagori “ The Most Trusted Syaria Banking & Service In Customer Satisfaction Of The Year 2017”.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur  keuangan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia Fitri Rinaldi SE,MM dan diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Aceh Busra Abdullah, kemarin  Jumat 20 Januari 2017 diballroom Menara Peninsula Hotel, Jakarta,

Busra Abdullah yang didampingi oleh Corporate Secretary Bank Aceh Amal Hasan menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian terhadap kinerja berbagai lembaga pemerintah/swasta  dari berbagai sektor layanan publik yang memiliki kinerja layanan terbaik, inovatif dan mampu memenuhi ekspektasi kepuasan  masyarakat.  Alhamdulillah Bank Aceh berhasil mendapatkan salah satu penghargaan kategori “The Most Trusted Syaria Banking & Service In Customer Satisfaction Of The Year 2017”.

 Turut serta hadir mendampingi Direktur Utama  Bank Aceh pada acara pemimpin cabang Blangkejeren Satumin dan pemimpin cabang Sinabang Zufri

Amal Hasan menambahkan “Penghargaan ini menjadi salah satu motivasi bagi percepatan pengembangan Bank Aceh pasca konversi menjadi Bank Umum Syariah yang semakin profesional, handal dan terpercaya”.

Kita akan terus mengoptimalkan kontribusi bagi pembangunan daerah dan peningkatan fungsi intermediasi  dalam membangun ekonomi berbasis kerakyatan.  Kita akan terus melakukan berbagai inovasi untuk memberikan pelayanan berbasis syariah secara utuh sesuai prinsip prinsip islami kepada nasabah dan masyarakat.

 

Jelang Tutup Buku Bank Aceh Raih Best Banking Brand Award 2016.

Pasca konversi Bank Aceh semakin menunjukkan kinerja yang membanggakan. Setelah sebelumnya pada 9 Desember 2016 berhasil meraih award ”The Best Sharia Banking In Quality Service Excellence Of The Year 2016″ kemarin Bank milik rakyat Aceh ini kembali meraih penghargaan Best Banking Brand Award 2016 untuk katagori predikat “Most Reliable Bank”.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Pengawasan Bank-II OJK Pusat Bapak Arya Setyadi kepada Direktur Utama Bank Aceh Busra Abdullah bertempat di Grand Ballroom Pullman Hotel, Jakarta Pusat, Jumat 16 Desember 2016.

Turut hadir pada acara tersebut sejumlah pejabat dari kementerian keuangan, Bank Indonesia serta para Direksi, Komisaris dan Pejabat Bank Umum dari seluruh Indonesia. Serta turut disaksikan oleh Pemimpin Redaksi Majalah Warta Ekonomi Bapak Muhammad Ikhsan.

Direktur Utama Bank Aceh Busra Abdullah yang didampingi oleh Corporate Secretary Amal Hasan menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian terhadap performance bank umum seluruh Indonesia yang dianggap memiliki reputasi baik dan mempunyai kinerja layanan yang  handal selama periode 2016.

Corporate Secretary Bank Aceh   Amal Hasan menambahkan “Penghargaan ini menjadi kado sangat istimewa bagi bank aceh yang akan memasuki masa tutup buku 2016 sebagai Bank Umum Syariah. Ini tutup buku pertama bagi bank aceh pasca konversi ke sistem syariah. Award ini akan menjadi semangat bagi seluruh jajaran bank aceh untuk terus berinovasi dalam menciptakan karya dengan reputasi yang lebih baik di masa yang akan datang” kata Amal Hasan.

Dikatakan Amal Hasan bahwa berbagai penghargaan dan apresiasi yang telah diraih Bank Aceh selama kurun waktu 2016 semakin menambah keyakinan serta semangat optimisme bagi manajemen untuk menghadapi berbagai tantangan mikro dan makro ekonomi yang diprediksi akan terjadi pada 2017. Salah satunya adalah tantangan dalam meningkatkan akselerasi dan penetrasi bisnis yang berbasis syariah. Komitmen kita pada 3 (tiga) bulan pertama pasca konversi adalah sebagai tahapan transisi dan adaptasi paradigma layanan bank yang sebelumnya konvensional sekarang menganut prinsip syariah.

Fokus kita pada tahap awal konsolidasi internal dan penguatan kelembagaan dalam rangka membangun budaya kerja baru berbasis syariah. Mulai tahun 2017 kita akan mulai ekspansi dan memperluas layanan akses syariah dengan diversifikasi produk jasa dan layanan yang berorientasi pasar. Segment dan pangsa pasar syariah harus kita eksplorasi secara maksimal agar keseimbangan ekonomi bisa dibangun secara permanen. Bank Aceh Syariah memiliki komitmen kuat untuk terus membangun ekonomi daerah dan masyarakat secara berkelanjutan. Konversi menjadi bank umum syariah salah satu nya bertujuan untuk menciptakan ekonomi yang stabil, adil dan bermartabat pungkas Amal Hasan.

Turut serta hadir mendampingi Direktur Bank Aceh pada acara malam penganugerahan Best Banking Brand Award 2016 antara lain pemimpin cabang Idi Gunawan Sahim dan pemimpin cabang Sigli Muslim AR.

 

BANK ACEH RAIH PENGHARGAAN INDONESIA BUSINESS MARKET

Bank Aceh berhasil meraih penghargaan Indonesia Business Market Leader Award 2016 yntuk kategori “The Best Sharia Banking In Quality Service Excellence Of The Year dari Indonesia Achievement Center. Penghargaan itu diserahkan Gubernur Sumatera Utara yang diwakii Asisten I, H. M. Dinsyah Sitompul kepada Corporate Secretary Bank Aceh, Amal Hasan di Ballrrom Santika Premiere Dyandra Hotel Medan, Jumat (9/12).

Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Busra Abdullah melalui Amal Hasan dalam rilis yang diterima Serambi, Senin (12/12), mengatakan  itu diberikan kepada lembaga, institusi daerah, dan nasional yang dinilai  sudah memberikan pelayanan terbaik dan mampu mewujudkan kinerja yang baik dan stabil.

Penilaian juga dilakukan terhadap peran dan kontribusi lembaga institusi bagi pengembangan bisnis dan perekonomian nasional.

“Bank Aceh kembali mendapatkan pengakuan dan apresiasi nasional sebagai perusahaan yang mampu melakukan perubahan signifikan terhadap kemajuan perekonomian daerah dan nasional. Hal ini merupakan salah satu capaian strategis setelah proses konversi menjadi Bank Umum Syariah dan Bank Aceh sekarang telah menjadi episentrum pertumbuhan market share perbankan syariah di Indonesia” kata Amal Hasan.

Dikatakan, pihaknya komit untuk terus mengoptimalkan dukungan dalam membangun ekonomi daerah dan masyarakat Aceh melalui kegiatan ekonomi berbasis syariah. “Konversi yang kita lakukan ini telah menjadi role model bagi daerah lain untuk memperkuat sistem keuangan syariah nasional.”kata Amal Hasan

 

BANK ACEH RAIH IPPKINDO AWARD 2016

* kategori bumd pembina usaha kecil*

PT.Bank Aceh Syariah dinobatkan sebagai salah satu BUMD yang dinilai telah berperan aktif dalam pembinaan dan pengembangan usaha kecil di daerah dan berhasil meraih penghargaan IPPKINDO AWARD 2016 untuk kategori BUMD PEMBINA UKM TERBAIK.

Acara penyerahan penghargaan tersebut dirangkai dengan kegiatan EXPO UKM IPPKINDO NASIONAL 2016 yang dilaksanakan di Grand City Convention Hall di Surabaya Jawa Timur  kemarin Rabu 23 Nop 2016. Acara tersebut diikuti oleh 174 BUMD dan BUMN serta dinas dan instansi pemerintah dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh  DR.Ec.Widodo Suryantoro.MM  kepala Dinas Perdagangan dan Perindustriani Jawa Timur  dan diterima  oleh Corporate Secretary Bank Aceh  Amal Hasan  mewakili  Direktur Utama  Busra Abdullah. Turut menyaksikan penyerahan penghargaan tersebut Ketua Umum IPPKINDO Pusat Hj.Titi Miktiani Cacuk Sudaryanto dihadapkan sekitar 400 undangan yg hadir pada gelaran EXPO tersebut.

Direktur Utama Bank Aceh  Syariah Busra Abdullah melalui Corporate Secretary Amal Hasan menjelaskan penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh Ikatan Pengembang pengusaha Kecil Indonesia (IPPKINDO) atas keterlibatan dan partisipasi BUMD/BUMN serta dinas dan instansi pemerintah baik secara langsung atau tidak langsung dalam berperan mendukung pengembangan pengusaha kecil mikro (UKM) di daerah masing masing.

“Alhamdulillah apa yang kita lakukan selama ini telah mendapat apresiasi nasional.  ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi Bank Aceh untuk terus berperan lebih maksimal dalam mendukung sektor UKM ini,”kata Amal Hasan.

Amal Hasan menambahkan optimalisasi fungsi dan peran Bank Aceh pada sektor sektor  ekonomi produktif akan terus di optimalkan pada 2017. Sasaran utama kita tetap pada segment ritail terutama ukm/umkm. Dengan telah berjalannya konversi menggunakan sistem dan prinsip syariah maka salah satu program transformasi yang akan dilakukan oleh Bank Aceh adalah transformasi sasaran bisnis dalam jangka pendek. Jangka menengah dan jangka  panjang yang berorientasi pada skim bisnis disektor produktif.  ”Kita  akan terus memperluas akses layanan untuk menjangkau sentra ekonomi masyarakat yang potensial untuk dikembangkan. secara bertahap portofolio pembiayaan akan dikembangkan secara proporsional  antara sektor konsumtif dengan sektor produktif dan multiguna. Kita harapkan dalam 5 tahun kedepan pembiayaan disektor ukm/umkm dan sektor produktif lainnya akan menjadi dominan,” kata Amal Hasan.

Kita juga akan melakukan koordinasi dan dapat bersinergi dengan IPPKINDO Aceh dalam rangka pengembangan sektor usaha kecil mikro ini.

Pada kegiatan EXPO UKM IPPKINDO 2016 di Surabaya tersebut Bank Aceh bekerja sama dengan IPPKINDO aceh turut ambil bagian dalam pameran UKM dengan mengikutsertakan berbagai produk produk khas daerah hasil produksi mitra binaan Bank Aceh dan IPPKINDO Aceh.

BANK ACEH RAIH THE BEST SHARIA FINANCE AWARD 2016

UUS Bank Aceh berhasil menyumbangkan prestasi gemilang di detik-detik terakhir menjelang konversi menjadi Bank Umum Syariah. Bank kebanggaan rakyat Aceh tersebut berhasil meraih penghargaan dari Biro Riset Majalah Infobank “The Best Sharia Finance Awards 2016” untuk kategori Bank Syariah dengan predikat kinerja “Sangat Bagus”.

Acara penyerahan penghargaan tersebut dirangkai dengan kegiatan seminar nasional dengan thema Turn Around Industri Keuangan Syariah Berjalan di Tengah Kelesuan Ekonomi Infobank dan diikuti oleh seluruh Bank Umum Syariah dari seluruh Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Pengembangan dan Bisnis Majalah Infobank DR.Dwie Setyowati  bertempat di Ballroom Intercontinental, Midplaza Hotel, Jakarta Jumat 30 September 2016 dan diterima langsung oleh Direktur Syariah dan SDM Bank Aceh Haizir Sulaiman.

Direktur Syariah dan SDM Bank Aceh Haizir Sulaiman melalui Corporate Secretary Amal Hasan menjelaskan penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian kinerja keuangan dan pertumbuhan perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan bersistem syariah di seluruh Indonesia.

Beberapa indikator keuangan yang menjadi kajian penelitian oleh Biro Riset Infobank yang didasarkan pada 3 (tiga) kriteria kinerja yaitu Rasio keuangan dan pertumbuhan, GCG perusahaan dan manajemen resiko. Alhamdulillah kinerja keuangan Unit Usaha Syariah Bank Aceh berada pada tren positif yang terus tumbuh dan meningkat.

Sampai dengan periode akhir 2015, aset UUS Bank Aceh tercatat sebesar Rp 2,58 triliun dengan kemampuan memperoleh laba sebesar Rp 51,74 miliar. Sementara itu penyaluran telah mencapai sebesar Rp 1,7 triliun. Dana Pihak Ketiga sebesar Rp 2,089 triliun. Setelah proses konversi menjadi Bank Umum Syariah pertumbuhan kinerja Bank Aceh Syariah tumbuh sangat signifikan. Periode 31 agustus 2016 Total asset Bank Aceh mencapai Rp 21,90 triliun dengan perolehan laba mencapai Rp. 389 milyar. Selanjutnya penyaluran dana ke masyarakat telah mencapai Rp. 12,14 triliun dan dan pihak ketiga sebesar Rp.18,30 triliun. Kami semakin yakin pada masa yang akan datang kinerja Bank Aceh semakin meningkat dan siap disejajarkan dengan Bank Umum Syariah nasional lainnya.

Penghargaan ini menjadi “cindera mata” terakhir yang dipersembahkan oleh UUS Bank Aceh kepada seluruh nasabah. Semua ini juga tidak lepas dari solidnya teamwork Bank Aceh. Dukungan dari pemerintah Aceh serta seluruh nasabah telah menjadikan UUS Bank Aceh terus berkembang. Penghargaan ini akan menjadi inspirasi untuk optimalisasi kinerja keuangan pasca konversi Bank Aceh secara penuh.

Kami berkomitmen untuk menjaga kepercayaan tersebut dengan mengelola Bank Aceh secara amanah dengan membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat.

Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang selama ini terus memberikan perhatian dan support kepada Bank Aceh sehingga Bank Aceh makin terpercaya untuk menjadi mitra utama bagi pemerintah dan mitra sejati bagi dunia usaha.

 

KINERJA EFISIEN BANK ACEH TERIMA “INDONESIA BANKING AWARD 2016”

Menjelang konversi usaha dari sistem konvensional menjadi sistem Syariah Bank Aceh kembali mencatatkan prestasi secara nasional dengan meraih penghargaan “Indonesia Banking Award 2016″ untuk kategori “The Most Efficient Bank” atau bank yang memiliki kinerja keuangan sangat efisien kelompok bank umum dengan aset rp.10 triliun sampai rp.30 triliun.

Acara penyerahan award tsb berlangsung kemarin Rabu 7 Sptember 2016 di Ballroom JS.Luwansa Convention Centre, jln.rasuna said Kuningan, Jakarta. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pusat Data dan Analisa Tempo Media Group bekerja sama dengan Lembaga Riset Indonesia Banking School (IBS) jakarta.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Dewan Komisioner OJK Pusat Bapak Nelson Tampubolon dan diterima langsung oleh Corporate Secretary Bank Aceh Amal Hasan atas nama Direktur Utama Bank Aceh, Busra Abdullah.
Direktur Utama Bank Aceh Busra Abdullah melalui Corporate Secretary Amal Hasan menjelaskan penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian rasio efiensi kinerja keuangan bank umum diseluruh Indonesia.
Metode penilaian dan riset serta kajian rating yang dilakukan Pusat Data dan Analisa Tempo didasarkan pada empat kriteria: (1) Permodalan yaitu capital adequacy ratio( CAR) (2) Kualitas Aset, yaitu NPL dan pertumbuhan kredit yang diberikan; (3) Likuiditas, yaitu loan to deposit ratio (LDR); (4) Rentabilitas, yaitu return on assets (ROA), efisiensi, yaitu beban operasional dibandingkan dengan pendapatan operasional (BO/PO) dan rasio NIM. Alhamdulillah bank aceh mampu mengelola seluruh rasio kinerja keuangan tersebut secara efisien sehingga berhak mendapatkan penghargaan tersebut.

Amal Hasan menambahkan Keberhasilan dalam mengelola kinerja keuangan bank secara efisien ini merupakan salah satu bukti pelaksanaan tata kelola manajemen bank aceh telah berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan serta rencana bisnis bank yg telah ditetapkan. Ini juga merupakan buah karya gemilang yang dipersembahkan melalui pengabdian putra putri terbaik Aceh yang secara bahu membahu menjalankan tugas mengelola bank milik rakyat aceh ini secara amanah.

Kami akan terus berusaha untuk mengoptimalkan kinerja bank aceh dimasa yang akan datang agar mampu berperan maksimal dalam membangun perekonomian daerah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat., tegas Amal Hasan.

Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah memberikan dukungan kepada kemajuan Bank Aceh. Penghargaan dan prestasi yang telah dicapai ini seluruhnya kami persembahkan untuk masyarakat Aceh pungkas Amal Hasan

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) PT. Bank Aceh Tgl. 31 Agustus 2016

Suku Bunga Dasar Kredit (Prime Lending Rate) digunakan sebagai dasar penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan oleh bank kepada nasabah. SBDK belum memperhitungkan premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian Bank terhadap risiko masing-masing debitur atau kelompok debitur.

Pengumuman Perubahan Kegiatan Operasional Bank Aceh

BANK ACEH RAIH INFOBANK “GOLDEN AWARD 2016”

Bank Aceh kembali mengukir prestasi yang membanggakan setelah pekan lalu Kamis 25 Agustus 2016 berhasil mendapatkan penghargaan Infobank “Golden Award 2016″  dari biro  riset Majalah Infobank dengan predikat “Kinerja Sangat Bagus” Selama 5 Tahun Berturut-Turut” untuk kategori bank asset Rp 10 Triliun s/d 25 Triliun.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Pengembangan dan Bisnis Majalah Infobank DR.Dwie Setyowati bertempat di Ballroom Royal Ambarrukmo Hotel, Yogyakarta Kamis 25 Agustus 2016  dan diterima langsung oleh Corporate Secretary Bank Aceh Amal Hasan atas nama Direktur Utama Bank Aceh.

Direktur Utama Bank Aceh Busra Abdullah melalui Corporate Secretary Amal Hasan menjelaskan penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian stabilitas dan kemampuan meningkatkan kinerja keuangan bank umum diseluruh Indonesia yang dilakukan oleh biro riset dan penelitian Majalah Infobank setiap tahunnya. 

Kajian rating yang dilakukan Biro Riset Infobank didasarkan pada tujuh kriteria: (1) Profil Risiko; (2) Good Corporate Governance (GCG); (3) Permodalan, yaitu capital adequacy ratio( CAR) dan pertumbuhan modal inti; (4) Kualitas Aset, yaitu NPL dan pertumbuhan kredit yang diberikan; (5) Rentabilitas, yaitu return on assets (ROA), return on equity (ROE), dan pertumbuhan laba tahun berjalan; (6) Likuiditas, yaitu loan to deposit ratio (LDR), pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), dan dana murah dibandingkan dengan DPK; serta (7) Efisiensi, yaitu beban operasional dibandingkan dengan pendapatan operasional (BO/PO) dan NIM. Alhamdulillah bank aceh mampu mempertahankan dan terus meningkatkan kinerja nya selama 5 tahun berturut-turut.

Ditambahkan Amal Hasan hanya 2 bank umum kelompok aset rp.10 triliun s/d rp.25 triliun yang berhasil mendapatkan Penghargaan Infobank Golden Award 2016  yaitu Bank Aceh dan BNI Syariah. Ini tentu sangat membanggakan karena bank milik rakyat Aceh ini terbukti semakin kokoh menancapkan langkahnya dalam peta perbankan nasional.  Bank Aceh kini semakin diperhitungkan untuk bersanding dan bersaing dengan bank bank nasional lainnya.

Infobank Golden Award 2016 ini menjadi penghargaan yang ke 5 diraih Bank Aceh dalam tahun 2016 setelah sebelumnya bank kebanggaan masyarakat Aceh ini berhasil mendapatkan 4 penghargaan secara nasional yaitu

1.Award Top BUMD 2016

2.Award  Top CEO BUMD 2016

3.Award Pembina BUMD 2016

4.Award The Best Syariah 2016

Tentu semua penghargaan tersebut tidak terlepas dari dukungan seluruh lapisan masyarakat aceh dan para nasabah Bank Aceh yang selama ini selalu bersinergi dalam berbagai hal bersama Bank Aceh. Dan tentu juga didukung oleh teamwork yang solid di seluruh lini operasional bank.

Atas nama manajemen Bank Aceh kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kesetiaan dan loyalitas seluruh stakeholder yang selama ini telah turut membesarkan Bank Aceh yang kita cintai ini. Kami berkomitmen untuk senantiasa mengelola bank ini secara amanah dan akan terus berupaya mengembangkan agar semakin optimal berperan dalam membangun perekonomian daerah dan semakin maksimal dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat., tegas Amal Hasan.

Keberhasilan meraih anugerah Infobank Golden Award 2016 ini menjadi lebih fantastis karena pada waktu bersamaan kinerja Bank Aceh juga terus menunjukkan  trend pertumbuhan yang sangat positif.

Semester pertama cetak laba rp.307.7 miliar

Amal Hasan menjelaskan sampai dengan periode 30 Juni 2016, pertumbuhan total aset Bank Aceh sudah mencapai Rp.20,785 triliun dengan kemampuan menghasilkan laba sebesar Rp.307,7 miliar. Sementara penyaluran dana dalam bentuk kredit dan pembiayaan telah mencapai sebesar Rp 12,18 triliun. Dana Pihak Ketiga yang dihimpun mencapai  Rp.16,8 triliun. Kita membutuhkan kinerja yang semakin baik untuk memperkuat fundamental bisnis Bank Aceh menuju konversi ke sistem syariah dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.  Karena itu bersama seluruh jajaran Bank Aceh kami bertekad untuk terus  maksimalkan kinerja  dimasa yang akan datang. Kami berkeyakinan setelah berubah secara total menjadi Bank Syariah murni seluruh aspek dan kinerja keuangan Bank Aceh akan mengalami pertumbuhan yang jauh lebih signifikan .

Award ini akan menjadi motivasi dan semangat untuk menuju program konversi Bank Aceh menjadi Bank Aceh Syariah yang Insya Allah akan terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi. Persiapan konversi sudah pada tahap finalisasi. Saat ini kita sedang melakukan persiapan sinkronisasi sistem dengan Bank Indonesia untuk koneksitas layanan bi-rtgs, kliring sknbi, sistem layanan transaksi kas negara serta sistem pelaporan lainnya.

Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah memberikan dukungan kepada kemajuan Bank Aceh. Penghargaan dan prestasi yang telah dicapai ini seluruhnya kami persembahkan  untuk masyarakat Aceh pungkas Amal Hasan. .