Tabungan Firdaus iB

Selengkapnya »

Kini Nasabah Bank Aceh Syariah dapat melakukan transfer & tarik tunai di puluhan ribu mesin ATM termasuk BCA

Selengkapnya »

Inklusi Keuangan untuk semua

Selengkapnya »

Produk RAHN PT Bank Aceh Syariah

Solusi Tepat Dana Cepat Sesuai Syariah Selengkapnya »

HUT PT Bank Aceh Syariah ke-46

Berubah Bersama Selengkapnya »

 

Category Archives: Berita Seputar Bank Aceh

Bank Aceh Syariah Salurkan CSR Pembangunan Mushalla di Takengon

Takengon – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengatakan kebudayaan dan pariwisata merupakan salah satu pintu masuk yang efektif mewujudkan Aceh Hebat. Kedua hal itu, kata Nova merupakan hal yang lebih mudah, efektif dan lebih cepat menampakkan hasil dibandingkan pintu investasi yang membutuhkan waktu tercepat hingga enam tahun.

Hal tersebut dikatakan Nova saat menyerahkan dana bantuan CSR Bank Aceh Syariah berupa pembangunan Mushalla Rebbe Bahgie dan penanaman pohon di Kampung Bahgie Pantan Terong Kecamatan Bebesan, Aceh Tengah, Selasa 20/08/2019. “Di Pantan Terong ini misalnya. Pemerintah daerah bisa membuat konsep agro wisata sehingga mereka yang berwisata kemari bisa melakukan sesuatu kegiatan yang punya nilai ekonomi bagi masyarakat,” kata Nova. Konsep Mekar Sari kata Nova bisa ditiru, di mana wisatawan bisa menikmati sajian langsung dari kebun namun harus membayar jika ingin membawa sebagai oleh-oleh.

Namun demikian, lanjut Nova, sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam, apa yang dilakukan tentu harus ada nilai religius. Apa yang dilakukan Bank Aceh dengan membangun mushalla di dekat tempat pariwisata Pantan Terong adalah bentuk dukungan untuk majunya kepariwisataan di Aceh, khususnya Aceh Tengah. “Tetap harus ada mushalla yang refresentif di lokasi wisata,” kata Nova.

Nova berharap semangat mendukung pembangunan kepariwisataan tersebut ke depan tidak hanya dilakukan pemerintah semata. Pembangunan ujar Nova, adalah kewajiban semua yang harus dilakukan secara kolaboratif. “Pembangunan tidak mungkin hanya dilakukan pemerintah. Harus multi pihak.” Corporate Secretary Bank Aceh Syariah, Muslim AR, mengatakan penyerahan CSR oleh Bank Aceh Syariah merupakan komitmen perusahaan perbankan milik pemerintah Aceh itu untuk membantu lingkungan sekitar. Pembangunan tempat ibadah dan layanan kemasyarakatan lainnya, kata dia, diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya penerima manfaat.

Bantuan dana CSR, kata Muslim merupakan salah satu kontribusi Bank Aceh sebagai bagian dari tanggungjawab di sektor sosial. “Bantuan ini akan berkurang maknanya tanpa peran serta masyarakat untuk merawat, memanfaatkan dan memakai sebaik-baiknya,” kata Muslim.
Atas nama Direksi Bank Aceh, lanjut Muslim, pihaknya berterima kasih kepada Plt Gubernur dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang telah memberikan dukungan atas keberadaan Bank Aceh di Aceh Tengah. Ia menyebutkan bank milik pemerintah Aceh tersebut akan senantiasa memperbaiki layanan sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik.


Sementara itu Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, mengatakan apa yang diberikan Bank Aceh Syariah merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam aspek sosial dan bina lingkungan. Konsep kebersamaan dalam pengoptimalan CSR tersebut diharapkan terus berlanjut.

Aceh Tengah, lanjut Shabela, punya potensi sumber daya alam yang beraneka ragam. Hasil alam melimpah itu perlu diolah tanpa mengenyampingkan keasrian lingkungan. “Dengan adanya penanaman pohon oleh CSR ini menjadi langkah tepat sosialisasi pentingnya menjaga keasrian alam,” kata Bupati Shabela.

Sharing Session Brsama Handry Satriago

Dalam rangka meningkatkan motivasi karyawan/ti PT Bank Aceh Syariah menyelenggarakan acara sharing session motivasi dengan mengundang salah satu tokoh motivator yang memiliki track record sangat baik di dunia manajemen bisnis tingkat nasional dan internasional dengan keterbatasan yang dimiliki yaitu Handry Satriago yang merupakan CEO General Electric.

Kegiatan yang bertema “ Leadership dan Followers Transformation Bersama Handry Satriago CEO General Electric Indonesia”  tersebut berlangsung di Hotel Kyriad Muraya tanggal 19 Juni 2019 yang turut dihadiri oleh manajemen internal PT. Bank Aceh Syariah yakni jajaran Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi, Pimpinan Divisi, Kepala Bidang dan Pemimpin Cabang.

Handry bekerja di salah satu perusahaan tertua di dunia, GE (General Electric) sebagai President & CEO sejak bulan Juli 2010. Selama 20 tahun lebih bekerja di GE Handry telah menjalani berbagai tanggung jawab seperti di GE international, GE Lighting Asean, GE Power Systems Asia Pacific, sebelum akhirnya dipromosikan untuk pekerjaannya yang sekarang.

Handry Satriago dalam sharing sessionnya mengatakan bahwa para karyawan/ti PT Bank Aceh Syariah harus menjadi Best Banker in Aceh. Handry juga memberikan pemahaman bagaimana menjadi Leader yang baik yang menghasilkan ide-ide cemerlang untuk meningkatkan kinerja perusahaan pada “zaman now” yang dimana Bank Aceh Syariah harus beradaptasi dengan perubahan-perubahan bisnis yang terjadi agar tidak tertinggal. CEO GE Handry pada kesempatan tersebut juga memberikan kiat bagaimana menjalani hidup yaitu dengan 4F: Have Faith, Have Fight, Have Friends and Have Fun!

Haizir Sulaiman mengatakan acara ini diselenggarakan untuk memberikan pencerahan dan menumbuhkan motivasi kerja bagi karyawan/ti PT. Bank Aceh Syariah. Menghadirkan Handry Satriago sebagai pembicara karena beliau merupakan orang Indonesia yang menjadi CEO untuk perusahaan internasional dan tentunya kita sebagai warga Indonesia harus bangga atas prestasi tersebut. Oleh karena itu melalui acara ini Haizir Sulaiman berharap dapat memberikan energypositif dan semangat bagi karyawan/ti untuk berkinerja lebih baik.

 

#hababankaceh
#bankacehsyariah

Pengumuman Lelang Terbatas

Pengumuman Lelang Terbatas

Pengumuman: Operasional Terbatas PT. Bank Aceh Syariah

Laporan Pelaksanaan GCG PT. Bank Aceh Syariah Tahun 2018

Laporan Pelaksanaan GCG BAS 2018

Bank Aceh Syariah Syiarkan Ramadhan Melalui Bantuan ke Mesjid-Mesjid di Kota Banda Aceh

Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan 1440 H dan mendukung berbagai kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadhan serta membangun ukhuwahIslamiah, Bank Aceh Syariah menyalurkan bantuan ke beberapa Masjid besar di Kota Banda Aceh. Masjid yang mendapat bantuan tersebut diantaranya Masjid Raya Biaturrahman, Masjid Agung Al-Makmur Lampriet, Masjid Baitul Musyahadah Setui, Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng dan Mesjid Baiturrahim Ulele Lheu.

Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama Haizir Sulaiman yang diwakili oleh Corporate Secretary Muslim AR  memberikan bantuan biaya untuk berbagai Kegiatan Syiar Islam di  Bulan Ramadhan kepada pengurus-pengurus  masjid tersebut dengan total sumbangan mencapai sebesar Rp.150 juta yang di serahkan langsung Corporate Secretary kepada Pengurus Masjid,pada Rabu 07 Mei 2019.

Haizir Sulaiman menjelaskan bantuan ini disalurkan untuk mendukung berbagai kegiatan ibadah Ramadhan sepertisahur bersama, Buka Puasa Bersama, Qiyamulail, serta tarawih dan tadarus. Adapun pemilihan masjid ini berdasarkan data dari pengurus masjid bahwa  yang mengikuti  kegiatan-kegiatan tersebut dihadiri oleh banyaknya masyarakat/jamaah baik dari Kota Banda Aceh maupun dari luar Kota Banda Aceh bahkan dari mancanegara seperti Malaysia, sehingga sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak khusunya Bank Aceh Syariah. Atas maksud tersebut maka Bank Aceh Syariah memilih lima masjid besar tersebut yang menampung jamaah cukup banyak setiap harinya dan menjadi masjid pilihan masyarakat Kota Banda Aceh untuk melakukan kegiatan ibadah selama bulan Ramadhan.

Haizir Sulaiman dalam sambutannya yang diwakili oleh Muslim AR menuturkan rasa syukurnya karena di bulan suci ramadhan ini masih bisa bersilaturrahim dengan para pengurus masjid dan menyalurkan bantuan untuk para jamaah. “Allah SWT telah memberikan kita nikmat yang begitu banyak semoga pada pada bulan Ramadhan ini kita selalu diberikan kesehatan dan keimanan,”Tuturnya.

Tidak hanya itu, Corporate Secretary Muslim AR juga berharap melalui bantuan ini semoga bermanfaat dan dapat memberikan kenyamanan bagi jamaah untuk beribadah dan untuk meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT, dan semoga  ramadhan tahun ini lebih baik dari ramadhan tahun sebelumnya dan seluruh amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT.

Safari Ramadhan 1440 H Bank Aceh Syariah KC Sabang

Bank Aceh Syariah KC Sabang awali safari Ramadhan di mesjid Babut Taqwa Ie Meule Kota Sabang kemarin hari Kamis tanggal 09 Mei 2019 dengan menyerahkan bantuan jam diding besar. Bantuan tersebut diterima langsung oleh imam mesjid, disaksikan Geuchik Ie Meule, tokoh masyarakat dan para jamaah yang hadir pada shalat dhuhur berjamaah di Mesjid Ie Meule Kota Sabang.

Pemimpin Bank Aceh Syariah KC Sabang Bapak T. Zulfikar mengatakan bahwa Insya Allah setiap hari Tim Safari Ramadhan Bank Aceh akan shalat berjamaah ke seluruh mesjid dan meunasah yang ada di lingkungan Kota Sabang dan menyerahkan bantuan jam dinding untuk setiap mesjid yang akan dikunjungi.

Bank Aceh Syariah Jalin Kerja Sama Dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh

Banda Aceh— PT. Bank Aceh Syariah menjalin kerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh untuk mendukung optimalisasi pengelolaan keuangan pemerintah daerah (Pemda) dengan menerapkan Sistem SP2D Online.

Sistem Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online merupakan suatu layanan yang berfungsi mengintegrasikan data keuangan pemda dengan sistem Bank Aceh Syariah.
Kerja sama pengembangan Sistem SP2D Online ini ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) “Pengembangan dan Penggunaan Aplikasi Koneksi Transaksi Keuangan Antara Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dengan Aplikasi Simda Keuangan Dalam Rangka Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah” di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (7/5/2019). MoU ditandantangani oleh Kepala BPKP Aceh Bapak Ikhwan Mulyawan dengan Bupati/Walikota se-Aceh bersama masing-masing Pemimpin Cabang Bank Aceh Syariah disaksikan oleh Plt. Gubernur Aceh Bapak Nova Iriansyah dan Direktur Utama Bank Aceh Syariah Haizir Sulaiman.

SP2D Online sebagai bagian dari program Bank Aceh Syariah merupakan pengembangan dari cash management system (CMS) yang juga telah di launching beberapa waktu lalu. Dengan sistem ini data keuangan Pemda dapat diintegrasikan dengan data bank pengelola RKUD memberikan kemudahan bagi pemda dalam mewujudkan transparansi publik melalui sistem elektronik, serta memudahkan dalam efisiensi waktu dalam pengelolaan dana termasuk penyaluran kepada pihak ketiga

sistem SP2D Online dapat dimanfaatkan khusus oleh pemda yang telah menjalankan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) di Bank Aceh Syariah serta menggunakan Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah (Simda) yang dikembangkan oleh BPKP. “Bank Aceh Syariah siap mendukung Pemerintah Daerah dengan memberikan kemudahan layanan dan solusi transaksi non tunai (cashless) dengan jaringan yang luas, sekaligus mendukung program pemerintah dalam reformasi birokrasi.” Kata Direktur Utama Bank Aceh Syariah Haizir Sulaiman

Bank Aceh Syariah Sosialisasikan Gerakan Nontunai

BANDA ACEH - Bank Aceh Syariah KC Sabang dan Pemerintah Kota (Pemko) Sabang mensosialisasikan gerakan nontunai dan cash management system di Mata Ie Resort, Sabang, Senin (29/4). Kegiatan ini diikuti sekitar 30 instansi di lingkungan Pemko Sabang yang bertujuan agar transaksi non tunai dapat diimplementasikan secara menyeluruh dalam upaya mewujudkan good government berbasis teknologi sehingga pengelolaan APBD Kota Sabang dapat dilakukan secara cepat, tepat, aman, dan efisien.

Asisten II Pemerintah Kota Sabang, Drs Kamaruddin mewakili Wali Kota Sabang dalam sambutannya menyampaikan, dengan diadakan sosialisasi ini maka ke depan proses pembiayaan dan pembayaran APBD Sabang dapat dilakukan secara cepat, tepat, aman, efisien, dan mencegah terjadinya korupsi.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman menyeluruh dalam upaya mewujudkan good goverment berbasis teknologi informasi. “Tentu dalam pelaksanaannya transaksi non tunai ini harus diikuti, dan dilakukan secara bertahap seiring dengan perkembangan teknologi yang mengalami perubahan secara signifikan seperti tata kelola keuangan secara online,” sebutnya.

Sementara Pemimpin PT Bank Aceh Syariah KC Sabang, Teuku Zulfikar mengatakan, Bank Aceh Syariah sebagai bank milik Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Sabang merupakan mitra strategis yang harus diakomodir segala kebutuhannya. Di antaranya, sistem penerimaan pendapatan daerah dan transaksi pembayaran yang saat ini mengarah kepada transaksi non tunai dengan tren penggunaan internet dengan aplikasi digital banking, dan cash management system.

Dikatakan, Bank Aceh Syariah juga terus melakukan inovasi-inovasi guna memberikan kepuasan kepada nasabah dengan menerapkan upaya prudential banking dan pelayanan. Selain itu juga menciptakan inovasi produk serta terus memperluas jangkauan pelayanannya untuk membuka akses perbankan yang lebih besar bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sosialisasi yang berlangsung sehari ini dihadiri oleh seluruh kepala dinas dan bendaharawan di lingkungan Pemko Sabang. Narasumber yang dihadirkan yaitu dari Dinas Keuangan Aceh dan PT Bank Aceh Syariah.