Tabungan Firdaus iB

Selengkapnya »

Kini Nasabah Bank Aceh Syariah dapat melakukan transfer & tarik tunai di puluhan ribu mesin ATM termasuk BCA

Selengkapnya »

Inklusi Keuangan untuk semua

Selengkapnya »

Produk RAHN PT Bank Aceh Syariah

Solusi Tepat Dana Cepat Sesuai Syariah Selengkapnya »

HUT PT Bank Aceh Syariah ke-46

Berubah Bersama Selengkapnya »

 

Category Archives: Penghargaan

Bank Aceh Syariah Raih “TOP BUMD 2019”

Tranformasi dan perubahan atsmosfir bisnis pasca 2 tahun konversi mengantarkan Bank Aceh Syariah mendapatkan penghargaan TOP BUMD AWARD 2019 dengan penilaian “Bank Syariah Berkinerja Terbaik 2019”.
Haizir Sulaiman/Dirut Bank Aceh Syariah
——–’——-

PT.Bank Aceh Syariah berhasil meraih penghargaan TOP BUMD AWARD 2019 dan mendapatkan predikat “Bank Syariah 2019” Kategori TOP BUMD Bidang Transformasi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Penasehat Top Business Indonesia Bapak Dwinda P. Ruslan yang didampingi oleh CEO Majalah Business Indonesia Bapak M.Luthfi Handayani kepada Direktur Utama Bank Aceh yang diterima oleh Pemimpin Divisi Perencanaan Bank Aceh Syariah Amal Hasan di Golden Ballroom The Sultan Hotel, Senin(29/04). Direktur Utama Bank Aceh, Haizir Sulaiman mengatakan penilaian dan penentuan pemenang untuk penghargaan ini ditetapkan melalui berbagai tahapan/seleksi yang ditentukan seperti pemaparan kinerja bisnis, layanan dan kontribusi terhadap perekonomian daerah yang dilakukan selama tahun 2018. Alhamdulillah Bank Aceh Syariah mampu melewati seluruh tahapan penjurian dan terpilih sebagai salah satu bank yang mampu menjalankan usahanya dengan mempertahankan kinerja yang baik setelah bertransformasi menjadi Bank Syariah sejak tahun 2016 dan mendapat TOP BUMD 2019.

Haizir menambahkan penghargaan ini merupakan satu-satunya kegiatan corporate rating/penilaian kinerja BUMD yang terbesar dan paling komprehensif di Indonesia dan Bank Aceh Syariah berhasil lolos seleksi diantara 1.149 BUMD di Indonesia. Ini sebuah prestasi dan kebanggaan bagi rakyat Aceh bahwa Bank kebanggan daerah Aceh bisa mendapat apresiasi nasional secara kontinu dan mampu mempertahankan kinerja pasca  konversi secara menyeluruh menjadi Bank Umum Syariah. Dan hari ini BUMD milik Pemerintah Aceh kembali mendapatkan penghargaan berskala nasional.

Tranformasi dan perubahan atsmosfir bisnis pasca 2 tahun konversi mengantarkan Bank Aceh Syariah mendapatkan penghargaan TOP BUMD AWARD 2019 dengan penilaian “Bank Syariah Berkinerja Terbaik 2019”.
Dikatakan Haizir pencapaian ini diharapkan juga akan terus menumbuhkembangkan semangat juang dan militansi bagi segenap jajaran Bank Aceh untuk terus memperkuat peran dan kiprah ekonomi syariah di Tanah Air sesuai visi Bank Aceh Syariah Menjadi Bank Syariah Terdepan dan Terpercaya dalam Pelayanan di Indonesia.

Kita sangat mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat untuk terus bersama dan mendukung Bank Aceh mengembangkan perekonomian syariah. Sehingga Bank Aceh Syariah  terus tumbuh  berkembang dan dapat memberikan kontribusi positif bagi daerah serta dapat menjadikan Bank Aceh Syariah sebagai solusi perbankan syariah bagi seluruh masyarakat.
Haizir juga menjelaskan memasuki tahun ke 3 pasca konversi menjadi  bank umum syariah kinerja keuangan Bank Aceh terus menunjukkan trend  pertumbuhan yang positif.  Pencapaian kinerja keuangan secara umum  pada Desember 2018 sangat menggembirakan.

Pencapaian total aset Bank Aceh telah menembus angka Rp. 23 Triliun, Dana Simpanan Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp. 18,4 Triliun dan pada saat bersamaan, pertumbuhan pembiayaan yang disalurkan mencapai sebesar Rp. 13,2 Triliun. Sementara itu pencapaian laba sebelum pajak melampaui setengah trilyun lebih atau sebesar Rp.540 milyar.

Haizir Sulaiman yang baru  6 bulan menjadi nakhoda Bank Aceh menggantikan Almarhum Busra Abdullah memastikan bahwa kedepan Bank Aceh akan terus mengoptimalkan peran intermediasinya dalam membangun ekonomi daerah dan mendorong penibgkatan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat. Transformasi dan penguatan visi misi bank dalam menjalankan operasional sesuai kaedah dan prinsip-prinsip syariah akan terus dilakukan secara terstruktur, komperehensif dan berkelanjutan sesuai harapan dan cita-cita kita semua.

Bank Aceh Raih Dua Penghargaan IBA 2018

“Alhamdulillah Berkat dukungan nasabah dan masyarakat Aceh kini Bank Aceh mampu berdiri sejajar dengan bank umum syariah nasional lainnya”, Amal Hasan, Corporate Secretary Bank Aceh

BANDA ACEH – PT Bank Aceh Syariah berhasil meraih dua penghargaan  nasional pada event Anugerah Indonesia Banking Award  2018 yang diselenggarakan di Jakarta kemarin Rabu (26 september 2018). Berkat kinerja keuangan yang cukup baik dan terus tumbuh berkembang sampai dengan 31 Desember 2018  Bank Aceh mendapat dua penghargaan sekaligus. Pertama,  kategori “The Most Efficient Bank 2018” atau Bank berkinerja keuangan sangat efisien. Kedua, kategori “The Most Reliable Bank 2018” atau bank berkinerja yang memiliki daya tahan handal terhadap berbagai pengaruh ekonomi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh DR.Subarjo Joyosumarto Presiden Direktur /Ketua Indonesia Banking School kepada   Corporate Secretary Bank Aceh Amal Hasan yang hadir atas nama Direktur Utama Bank Aceh Haizir Sulaiman. Kegiatan Anugerah Indonesia Banking Award  (IBA) 2018 diselenggarakan  di JS Luwansa Ballroom & Concention Center Kawasan Kuningan Jakarta Pusat Rabu (26/9).

Kepada serambi Amal Hasan mengatakan pada acara tersebut turut hadir pejabat komisioner OJK. Bank Indonesia. Lembaga Penjamin Simpanan. Perbanas. Asbanda serta para direksi dan komisaris bank umum nasional baik konvensional maupun syariah.

Amal Hasan menjelaskan kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh bank umum di indonesia baik bank umum konvensional maupun bank umum syariah.   Penetapan pemenang penghargaan ini dilakukan berdasarkan penilaian terhadap data dan laporan kinerja keuangan bank. Penilaiannya menggunakan data 106 Bank Umum Konvensional dan 12 Bank Umum Syariah menggunakan acuan laporan keuangan akhir 2017 yang dilakukan oleh biro riset dan survei.     Indonesia Banking School (IBS)  berkerjasama dengan Tempo Media Group yang merupakan salah satu media terkemuka nasional

 “Alhamdulillah Bank Aceh berhasil terpilih sebagai salah satu yang terbaik di kelompok Bank Umun Syariah Nasional dengan total aset di atas Rp 10 triliun dan bersanding sejajar dengan PT Bank BNI Syariah, PT.Bank Syariah Mandiri, PT.BRI syariah, Bank Muamalat,” kata Amal Hasan.

Menurutnya, penghargaan dua kategori sekaligus merupakan salah satu bukti apresiasi nasional terhadap pencapaian kinerja bank milik Pemerintah Aceh ini, di samping dukungan seluruh nasabah dan masyarakat Aceh yang sangat menentukan pencapaian kinerja tersebut.

“Kita tentu selalu sangat bersyukur atas setiap apresiasi penghargaan yang kita raih. semua ini akan menjadi penambah semangat bagi seluruh karyawan dan karyawati bank aceh dalam upaya terus meningkatkan pelayanan kepada nasabah dan masyarakat serta seluruh stakeholder.  Alhamdulillah Berkat dukungan nasabah dan masyarakat Aceh kini Bank Aceh mampu berdiri sejajar dengan bank umum syariah nasional lainnya ujar Amal Hasan.

Lebih dari itu, Amal Hasan mengatakan dua penghargaan nasional tersebut merupakan wujud komitmen kuat, serta sikap konsistensi semua pihak dalam megembangkan sistem ekonomi syariah di Aceh. Apalagi, performa kinerja Bank Aceh setelah konversi menjadi tolak ukur bagi bank daerah lain di Indonesia untuk mengembangkan ekonomi syariah baik melalui konversi sepenuhnya, seperti Bank Aceh atau spin off, yakni pemisahan unit usaha bank konvensional dengan syariah. Salah satunya BANK daerah NTB yang sudah mengkonversi unit usahanya menjadi syariah sepenuhnya bulan September 2018 ini. Kita mengharapkan agar konversi ini juga diikuti oleh Bank Pembangunan Daerah lainnya.

“Award ini didedikasikan untuk seluruh nasabah dan masyarakat Aceh serta seluruh karyawan Bank Aceh. Kita harapkan penghargaan ini akan menambah semangat kita untuk mempercepat pengembangan ekonomi syariah secara kaffah di Aceh,” harap Amal.

Corporate Secretary Bank Aceh Syariah, Amal Hasan juga menjelaskan, kinerja keuangan Bank Aceh terus menunjukkan trend positif. Hal ini terlihat dari realisasi pada per 31 Agustus 2018.

Total aset mencapai Rp 21,7 triliun. “Sementara total penyaluran pembiayaan mencapai Rp 12,79 triliun dan Total DPK per Agustus 2018 mencapai Rp 18,16 triliun,” sebut Amal.

 

BANK ACEH TERIMA PENGHARGAAN DARI BANK INDONESIA

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh memberikan penghargaan kepada PT. Bank Aceh Syariah sebagai anggota “Focus Group Perbankan Terbaik III” Tingkat Perbankan Banda Aceh Tahun 2018.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Bapak Zainal Arifin Lubis dan diterima oleh Pemimpin PT Bank Aceh Syariah Kantor Pusat Operasional Bapak Fadhil Ilyas pada tanggal 17 Agustus 2018 di Kantor Bank Indonesia Banda Aceh.

Turut hadir Direktur Operasional Bapak Rusydi M.Adam dan Pemimpin PT Bank Aceh Syariah Cabang Banda Aceh Bapak Imamil Fadhli.

BANK ACEH BERKINERJA SANGAT BAGUS

Dari 115 bank umum yang diriset Alhamdulillah Bank Aceh terpilih sebagai salah satu bank yang memiliki kinerja keuangan yang sangat baik sepanjang tahun 2017 dan mendapat penghargaan InfobankAward 2018 dengan predikat SANGAT BAGUS: Haizir Sulaiman/Plt. Dirut Bank Aceh

PT.Bank Aceh Syariah berhasil meraih penghargaan Infobank Award 2018 dan mendapatkan predikat “Sangat Bagus″ atas kinerja keuangan sepanjang tahun 2017.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Dwi Setyowati Direktur Bisnis Infobank dan diterima oleh Corporate Secretary Bank Aceh Syariah Amal Hasan di Ballroom Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Selasa (14/8). Plt Direktur Utama Bank Aceh, Haizir Sulaiman melalui Corporate Secretary Amal Hasan mengatakan penilaian dan penentuan pemenang untuk penghargaan ini dilakukan  berdasarkan data riset yang dilakukan oleh biro  riset majalah Infobank terhadap data dan laporan kinerja keuangan dengan menggunakan data 115 Bank dengan menggunakan acuan laporan kinerja keuangan selama tahun 2017. Pada rating Infobank Awards 2018 predikat “sangat bagus” adalah peringkat tertinggi dalam rating bank tahunan versi majalah Infobank.  Alhamdulillah Bank Aceh berhasil terpilih sebagai salah satu bank yang berhasil memperoleh predikat tertinggi “sangat bagus” dalam penghargaan Infobank  Award 2018 tersebut.

Amal Hasan menambahkan penghargaan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi nasional kepada Bank Aceh Syariah yang merupakan Bank daerah milih Pemerintah Aceh. Terlebih lagi momen ini bertepatan dengan perayaan HUT PT Bank Aceh Syariah ke-45 dan menjadi kado istimewa  memasuki tahun ke-2 konversi Bank Aceh sebagai Bank Umum Syariah. Ini menjadi semangat kami untuk terus membangun ekonomi syariah agar terwujudnya kejayaan dan kesejahteraan bagi rakyat Aceh khususnya dan Indonesia umumnya.

Dikatakan Amal Hasan momentum HUT 45 Bank Aceh Syariah juga menumbuhkan semangat juang yang lebih kuat bagi segenap jajaran bank aceh untuk terus mengembangkan ekonomi syariah secara konsisten dan berkelanjutan sesuai dengan harapan dan cita cita kita semua.Kita sangat mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat untuk terus bersama dan mendukung Bank Aceh mengembangkan perekonomian syariah. Sehingga Bank Aceh Syariah  terus tumbuh  berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi daerah dan masyarskat serta dapat menjadikan Bank Aceh Syariah sebagai referensi nasional membangun peradaban baru dalam sistem perbankan syariah nasional.

Memasuki 2 tahun konversi menjadi  bank umum syariah kinerja keuangan bank aceh terus menunjukkan trend yang pisitif.  Secara umum kinerja keuangan pada akhir tahun 2017 sangat menggembirakan sebagaimana yang diharapkan bersama. Untuk periode desember 2017 total aset Bank Aceh mencapai Rp. 23 Triliun, Dana Simpanan Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp. 18,4 Triliun dan pada saat bersamaan, pertumbuhan pembiayaan yang disalurkan mencapai sebesar Rp. 13 Triliun.

Bank Aceh Raih Lima Penghargaan “KARIM AWARD 2018″

BANDA ACEH - Bank Aceh Syariah kembali mendapat apresiasi nasional atas kinerja keuangan 2017, yakni meraih lima penghargaan sekaligus pada even penghargaan Bank Umum Syariah Nasional “Karim Award 2018” . Acara ini di Gedung Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu 18 Maret 2018.

Corporate Secretary Bank Aceh, Amal Hasan menyebutkan kelima penghargaan itu adalah 1st Rank The Best in Funding Growth –BUS Asset >Rp 20 T, 1st Rank The Best in Financing risk Management -BUS Asset >Rp 20 T, 1st Rank The Best in Efficiency – BUS Asset >Rp 20 T, 1st Rank The Best in Profitability – BUS Asset > Rp 20 T, dan The Magnificent Bank.

Amal mengatakan kelima penghargaan itu diserahkan Finder Karim Consulting Indonesia, DR Adiwarman Karim yang ia terima mewakili Pelaksana tugas Direktur Utama (Plt Dirut) Bank Aceh, Rusydi M Adam. “Penetapan pemenang ini dilakukan berdasarkan penilaian laporan keuangan bank yang dipublikasi periode 31 Desember 2016 dan Desember 2017,” kata Amal.

Ia menyebutkan kinerja keuangan Bank Aceh pada 2016 dan 2017 menunjukkan trend positif, yaitu dana pihak ketiga Bank Aceh naik dari Rp 18,76 T pada 2016 menjadi Rp 22,07 T pada 2017, sehingga bank ini meraih peringkat satu pertumbuhan pendanaan. Selain itu, pada 2017 juga berhasil menurunkan angka Non Performing Financing (NPF) atau kredit bermasalah, netto menjadi 0.04 persen yang tahun sebelumnya (2016) 0.07 persen.

“Bank Aceh juga mendapatkan peringkat pertama terbaik untuk menjaga efisiensi operasi bank di angka 83,05 pada tahun 2016 berhasil diturunkan menjadi 77,99. Kemampuan Bank Aceh untuk meraih laba juga meningkat dari tahun 2016 ke 2017, yaitu 2,48 menjadi 2,50,” sebut Amal.

Khusus penghargaan kategori The Magnificent Bank, kata Amal itu merupakan penghargaan kepada bank yang selama 2017 telah melakukan extraordinay effort dalam industri Perbankan Syariah. Penghargaan tersebut hanya diperoleh tiga bank dengan kriteria sangat ketat. Salah satunya Bank Aceh yang merupakan salah satu Bank Umum Syariah.

“Alhamdulillah, tahun 2018 kami diberi apresiasi di tingkat nasional nasional untuk berhak mendapatkan lima penghargaan ‘Karim Award 2018’ dan memperoleh peringkat 1 untuk setiap kategori dengan total aset >20 T. Ini merupakan apresiasi yang patut disyukuri dan terus ditingkatkan oleh Bank Aceh,” ujar Amal.

Corporate Secretary Bank Aceh, Amal Hasan mengatakan kelima penghargaan tersebut juga merupakan salah satu bukti konsistensi Bank Aceh sebagai bank daerah yang semakin diperhitungkan pada level Bank Umum Syariah nasional, setelah bank ini melakukan konversi sepenuhnya dari sistem konvensional ke syariah yang sudah setahun lebih.

“Konversi yang dilakukan Bank Aceh merupakan keputusan yang tepat untuk meningkatkan ekonomi daerah berbasis kerakyatan berkonsep ekonomi Islam. Kami berharap semoga bank lain dapat mengikuti jejak Bank Aceh dalam rangka memajukan sistem perekonomian syariah di Indonesia,” harap Amal.

Amal menambahkan dengan konversi itu, Bank Aceh terus menunjukan trend positif tidak hanya dari segi kinerja keuangan, tetapi juga dari sisi eksistensinya yang tentu turut didukung nasabah setia serta masyarakat Aceh. “Untuk periode Desember 2017 total aset mencapai Rp 22, 7 triliun dengan profitabilitas laba Rp 532 miliar. Sedangkan total pembiayaan mencapai Rp 12,84 triliun dan total DPK mencapai 18,50 triliun,” sebutnya.

MANAJEMEN KINERJA SEMAKIN MEMBAIK BANK ACEH RAIH GCG AWARD 2017

“Berkat pengelolaan kinerja yabg semakin baik Alhamdulillah Bank Aceh berhasil  mendapatkan penghargaan “Indonesia Good Corporate Governannce (GCG) 2017″ dengan predikat “Platinum”. Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Tiara Ballroom Crowne Plaza Hotel & Convention jln. Gatot Subroto Jakarta, Kamis (02/11)   diserahkan oleh Irlisa Rahmadiana CEO Media Economic Review dan diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Aceh Syariah  Busra Abdullah.

Busra Abdullah yang didampingi Corporate Secretary Bank Aceh  Amal Hasan mengatakan bahwa penghargaan Indonesia Good Corporate Governance 2017 diberikan kepada perusahaan bumn dan bumd serta beberapa instansi bisnis lain dari seluruh Indobesia yang dalam pengelolaan manajemen dan kinerjanya mampu menerapkan praktek GCG dengan baik dan konsisten.

Dirut Bank Aceh  Busra Abdullah melalui corporate secretary Amal Hasan nenjelaskan penetapan BUMN/BUMD yang berhak mendapatkan Indobesia Good Corporate Governance  Award 2017 dilakukan berdasarkan penilaian oleh Dewan Juri Independen yang berkompeten serta independen di bidang GCG  dari biro riset Majalah Economic Review berkerjasama  dengan International Business School (IPMI), Sinergi Daya Prima, dan Indonesia Asia Institute-Ideku Group dengan menggunakan acuan utama data dan Penilaian Kinerja Selama periode Januari s/d Desember  tahun 2016. Alhamdulillah Bank Aceh berhasil terpilih sebagai Bank dengan praktek Good Corporate Governannce (GCG) terbaik 2017 kategori BUMD terbaik.

Amal Hasan menambahkan pasca konversi menjadi Bank Umum Syariah pengelolaan manajerial dan kinerja Bank Aceh Syariah akan terus menjadi fokus utama. Manajemen Bank Aceh memilki komitmen yang kuat untuk memastikan penerapan Good Corporate Governance (GCG) dalam operational bank dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh regulator Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia.

Penghargaan ini semakin membuktikan konsistensi bank aceh dalam menjalankan tatalaksana manajemen dan kinerja yang sehat, akuntabel dan transparan. Ini menjadi modal penting bagi bank kebanggaan milik rakyat aceh ini dalam memperkuat akselerasi  bisnis diseluruh  segmen  untuk menjadi  Leading Regional Bank di masa mendatang kata Amal Hasan.

Manajemen  Bank Aceh  syariah  selalu  memberikan  dorongan  agar  semua  karyawan konsisten dalam melaksanakan prinsip GCG untuk setiap pelaksanaan tugas dan tanggungjawab untuk pencapaian visi misi bank.

Amal Hasan menambahkan ada 6 (enam) prinsip dasar pelaksanaan GCG dalam struktur manajemen Bank Aceh yaitu Keterbukaan (Transparency), Akuntabilitas (Accountability), Pertanggungjawaban (Responsibility), Kemandirian (Independency), Kewajaran (Fairness) dan Sikap Kepedulian (Social Awareness) dalam setiap kegiatan usahanya pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi mulai dari Dewan Komisaris dan Direksi sampai pada seluruh karyawan di Bank Aceh Syariah

Ini merupakan komitmen kita semua dalam mewujudkan sistem ekonomi syariah di Aceh. Performa kinerja Bank Aceh setelah satu tahun menjadi Bank Umum Syariah menunjukkan tren positif seperti terlihat pada tabel di bawah i

 

Kinerja keuangan yang tumbuh dengan baik juga  didukung oleh praktek GCG yang baik pula. Semoga Bank Aceh terus berkontribusi untuk daerah Aceh khusunya dan Indonesia umumnya sebagai Bank Umum Syariah di masa yang akan datang.

1 TAHUN KONVERSI BANK ACEH RAIH 2 PENGHARGAAN NASIONAL

“Alhamdulillah Bank Aceh berhasil terpilih sebagai salah satu yang terbaik dikelompok Bank Umun Syariah Nasional dengan total asset diatas Rp.10 trilyun sd 35 trilyun” -Busra Abdullah/ Dirut bank Aceh-

PT.Bank Aceh Syariah berhasil meraih 2 (dua) penghargaan nasional masing-masing untuk kategori  “The Most Efficient Bank 2017″ atau Bank dengan kinerja keuangan yang sangat effisoen serta penghargaan dengan kategori “The Most Reliable Bank 2017″ atau Bank dengan kinerja yang nemiliki daya tahan  yang handal terhadap berbagai pengaruh ekonomi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan II OJK bapak Yohanes Santoso dan diterima oleh Corporate Secretary Bank Aceh Syariah Amal Hasan di JS Luwansa ballroom and convention center kuningan Jakarta, Rabu (13/9) yang digelar dengan tema “Indonesia Banking Award 2017”

Direktur Utama Bank Aceh, Busra Abdullah melalui Corporate Secretary Amal Hasan mengatakan penetapan pemenang untuk penghargaan ini berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh biro survey dan riset majalah nasional Tempo Media Group bekerjasama dengan Indonesia Banking School (IBS) terhadap data dan laporan kinerja keuangan bank  dengan menggunakan data 106 Bank Umum Konvensional dan 15 Bank Umum Syariah dengan menggunakan acuan laporan keuangan akhir tahun 2016. Alhamdulillah Bank Aceh berhasil terpilih sebagai salah satu yang terbaik dikelompok Bank Umum Syariah Nasional dengan total asset diatas Rp.10 trilyun sd 35 trilyun dengan meraih dua kategori sekaligus dalam penghargaan Indonesia Banking  Award 2017  tersebut.

Amal Hasan menambahkan penghargaan ini merupakan salah satu bukti appresiasi nasional terhadap capaian kinerja bank milik pemerintah Aceh ini. Dukungan seluruh nasabah dan masyarakat Aceh juga sangat menentukan dalam pencapaian penghargaan ini. Kita sangat bersyukur atas prestasi yg dicapai dan penghargaan Indonesia Banking Award 2017 ini menjadi kado istomewa 1 (satu) tahun konversi Bank Aceh  menjadi Bank Umum Syariah. “Alhamdulillah dua kategori penghargaan nasional kita peroleh tepat 1 tahun sebagai Bank Umum Syariah, yang jatuh pada 19 September 2017 nanti.

Ini merupakan wujud dari komitmen yang kuat, serta  sikap konsistensi kita semua dalam megembangkan sistem ekonomi syariah di Aceh. Performa kinerja Bank Aceh pasca konversi kini menjadi tolok ukur bagi Bank Daerah lain di Indonesia untuk mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia. Dengan keberhasilan meraih 2 penghargaan ini kita harapkan akan menjadi semangat dan optimisme bagi bank daerah lain untuk percepatan pengembangan bank syariah diwilayahnya masing-masing. Baik melalui skenario konversi maupun spinoff.

Award ini didedikasikan untuk seluruh nasabah dan masyarakat Aceh serta seluruh karyawan Bank Aceh. Kita harapkan penghargaan ini akan menambah semangat kita untuk mempercepat akselerasi pengembangan ekonomi syariah secara kaffah di Aceh.

Memasuki 1 tahun konversi menjadi  bank umum syariah kinerja keuangan bank aceh terus menunjukkan trend yang pisitif. Hal ini dapat dilihat dari realisasi pada semester pertama per 30 juni 2017 trend pergerakan positif, dari total aset sudah mencakar sebesar Rp.23 triliun dengan profitabilitas laba sebesar Rp.277 miliar. Sementara total pembiayaan mencapai sebesar Rp 12.48 triliun. Total DPK per Juni 2017 mencapai  rp.19.06 trilyun dengan jumlah account sekitar 1.6juta  rekening.

BANK ACEH RAIH DUA PENGHARGAAN NASIONAL

“Alhamdulillah dua penghargaan nasional ini bisa kita dapatkan dalam semester pertama tahun ini…” -Busra Abdullah, Dirut Bank Aceh Syariah

PT Bank Aceh Syariah berhasil meraih dua penghargaan tingkat nasional atas kinerja keuangan selama 2016, yakni “The Magnificent Seven Award 2017″ dari Karim Consulting Indonesia dan “Top BUMD Award 2017″ dari majalah Business News Indonesia.

Direktur Utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah, Busra Abdulla melalui Corporate Secretary Amal Hasan mengatakan penghargaan “The Magnificent Seven Award 2017″ diserahkan CEO Karim Consulting, Adi Warman Karim dan diterima Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah Haizir Sulaiman di Jakarta, Selasa (9/5).

Selanjutnya pada Kamis (25/5), Bank Aceh juga mendapat penghargaan sebagai salah satu BUMD terbaik di Indonesia dan meraih TOP BUMD Award 2017. Menurut Amal penghargaan ini diterima Dirut PT Bank Aceh Syariah, Busra Abdullah melalui dirinya selaku Corporate Secretary di Balai Kartini Jakarta.

Amal menyebutkan pemilihan BUMD terbaik ini berdasarkan hasil penjurian dan seleksi 2.000-an BUMD seluruh Indonesia dan Bank Aceh terpilih sebagai satu yang terbaik dengan predikat TOP BUMD Bidang Syariah 2017.

Amal menambahkan penghargaan ini merupakan nilai tambah bagi Bank Aceh Syariah atas usaha paskakonversi ke sistem syariah. “Alhamdulillah dua penghargaan nasional ini bisa kita dapatkan dalam semester pertama tahun ini, kami berkeyakinan Bank Aceh tetap terus menjadi lembaga perbankan syariah terpercaya dan bermitra dengan masyarakat Aceh sesuai prinsip syariah islam,” kata Amal Hasan.

Amal menyebutkan ada tiga kategori penilaian dalam penghargaan ini, yaitu sustainability kinerja keuangan, extraordinary effort dan game changer. Tahun ini Bank Aceh Syariah meraih penghargaan dengan kategori The Most Effective Financing-Islamic Full Fledge Bank (BUKU II) dan (BUKU III)

The Most Reliable Bank

Bank Aceh berhasil mendapat penghargaan dengan kategori “The Most Reliable Bank” tahun 2015 dari Tempo Media Group

The Most Efficient Bank

Bank Aceh berhasil mendapat penghargaan dengan kategori “The Most Efficient Bank” tahun 2015 dari Tempo Media Group